Kesaksian Nathasha Manuella (Miss Indonesia 2016) tentang Yesus





Shallom saudara terkasih didalam Tuhan. Sebelumnya saya mengucapkan terimakasih banyak atas undangannya saya bisa berbagi di tempat ini. Saya juga mengucapkan selamat Paskah, Tuhan Yesus memberkati. Jadi saya mau menceritakan beberapa hal. Saya waktu itu mengikuti audisi Miss Indonesia karena sejak kecil saya suka menonton Miss Indonesia. Waktu itu saya pernah ngomong begini kepada mama saya, “Mah, saya ingin ikut kontes Miss Indonesia, pasti pengalamannya banyak banget.” Jadi saya memberanikan diri untuk ikut audisi. Singkat cerita saya masuk karantina. Saya sudah bersyukur karena target saya masuk karantina sudah cukup, dan saya bisa belajar banyak hal. Sebenarnya orang tua tidak suka dunia modeling, akan tetapi waktu itu sedang libur dan apa salahnya mengisi waktu luang dengan hal-hal yang positif. Teman-teman yang masuk karantina banyak yang mempunyai pengalaman, sehingga mental saya kadang jadi ciut. Sebenarnya saya hanya ingin membagikan kasih Tuhan kepada teman-teman dan para juri. Karantina bukanlah hal yang mudah, bangun jam 04.30 pagi dan tidur jam 02.00 pagi dan itu berlangsung selama 2 minggu. Didalam karantina diharuskan bisa berdiri tegak dan murah senyum, kalau murah senyum ya saya bisa melakukannya apalagi saya orang yang mudah tersenyum, akan tetapi tentang berdiri tegak itu yang susah bagi saya. Mereka memaksakan kemampuan fisik kami dan sering memarahi kami.

Ada 3 hal yang akan saya bagikan di tempat ini :
[1]. Yang pertama adalah saya menggantungkan banyak hal kepada Tuhan. HP tidak boleh digunakan jadi tidak bisa curhat sama orang tua. Sehingga setiap malam saya curhat sama Tuhan dan Tuhan memberikan semangat baru.

[2]. Saya mengandalkan Firman Tuhan. Jadi saat itu meskipun didepan cermin saya menguatkan diri bahwa apa yang saya miliki berasal dari Tuhan.

[3]. Tuhan Yesus mengajarkan dan mengingatkan terus bahwa kamu disitu itu bukan mencari penghargaan dari manusia. Yaitu menjadi apa yang Tuhan suka dan bukan yang disukai orang-orang.

Dan akhirnya dengan keterbatasan kemampuan, tapi saya melakukan itu dengan semangat dari Tuhan. Dan Puji Tuhan pada akhirnya saya mendapatkan penghargaan sebagai Miss Indonesia 2016. Hal itu bukan karena kemampuan saya. Sekali lagi bukan karena kehebatan saya akan tetapi karena rencana Tuhan didalam kehidupan saya. Dan akhirnya saya yakin didalam semua kelemahan diri saya maka kuasa Tuhan akan menjadi sempurna. Maka dari itu kita percaya bahwa rancangan Tuhan bukan rancangan kecelakaan akan tetapi rancangan damai sejahtera yang memberikan pengharapan. Sekian kesaksian dari saya. Tuhan Yesus memberkati. Amin.

—– Demikian Natasha Manuella mengakhiri kesaksiannya…

Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku. – Filipi 4:13

Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan. – Yeremia 29:11

sumber : kesaksiansegalabangsa.wordpress.com
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

0 komentar:

Post a Comment