Mel Gibson Ganti Judul Film ‘The Passion of the Christ 2’ Jadi Ini…




Setelah merampungkan film terbarunya Hacksaw Ridge, sutradara Mel Gibson mengungkapkan akan segera melanjutkan projek lanjutan dari film Kristen terbaik garapannya The Passion of the Christ 2. Namun, secara jujur Gibson membeberkan jika judul sekuel 2 ini akan diubah dengan judul The Resurrection (Kebangkitan).

The Resurrection sendiri bercerita tentang masa kebangkitan Yesus setelah kematian dan juga akan lebih fokus pada salah satu isu paling hangat diperbedebatkan gereja saat ini yaitu ‘peperangan rohani’.

“Film ini mungkin akan selesai dalam waktu tiga tahun karena ini mengangkat topik yang besar…Film ini tidak hanya menceritakan kronologi hanya soal peristiwa (kebangkitan) itu. Pasti akan sangat membosankan, dan Anda berpikir, “Oh kita bisa membacanya.’ Tapi apa hal-hal yang terjadi di sekitarnya?” ungkap Gibson seperti disampaikan kepada The Late Show.

Gibson menuturkan bahwa The Resurrection akan memaparkan kondisi yang terjadi di tiga hari sebelum kebangkitan Yesus. Untuk itu penting sekali menunjukkan apa yang sebenarnya terjadi saat itu. “Tentu, ada banyak hal yang terjadi di sekitar kita saaat ini,” ucapnya.

Karena pemikiran itu pula Gibson memutuskan untuk mengubah judul film yang dibuatnya tahun 2004 itu menjadi ‘The Resurrection’. “Anda tahu, film itu bukan ‘Passion 2’. Film itu adalah The Resurrection. Tentu saja, itu adalah subjek yang sangat besar dan perlu dipahami karena kita tidak hanya membuat pengubahan yang sederhana. Bacalah apa yang terjadi,” lanjutnya.

Untuk pengerjaan projek besar ini, Gibson akan mengajak penulis skenario Braveheart Randall Wallace. Proses produksi The Resurrection sendiri diperkirakan akan memakan waktu yang cukup lama. Karena Gibson mengaku ini adalah sebuah pekerjaan besar yang harus dikerjakan dengan sempurna dan serius. Dia ingin The Resurrection bisa memberikan pencerahan lain tentang peristiwa kebangkitan Yesus dan bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan yang bersifat teologis.

Untuk memperoleh konten yang kuat dan sesuai dengan Alkitab, Gibson bahkan kerap berdiskusi dengan beberapa pendeta besar mulai dari Greg Laurie sampai Joel Osteen.

“Film ini harus digali secara dalam dan harus memiliki gambar, suara dan visual yang mampu menampilkan tempat-tempat yang tidak pernah dilihat orang bahkan pikirkan sebelumnya,” tandas Gibson.

Buat kamu yang sudah lama menanti sekuel The Passion tetap sabar ya menunggu produksi filmnya selesai.


Sumber : Gospelherald.com/Christiantoday.com
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Ditipu Rekan Bisnis, Ari Wibowo Sebut Balas Dendam Milik Tuhan

Sumber : instagram.com/ariwibowo_official

Siapa sangka aktor tampan Ari Wibowo berdarah Indo ini ternyata pernah tertipu beberapa kali saat tengah merintis bisnis. Hebatnya, keluarga pengikut kristus ini menganggap pengalaman pahit itu justru tidak membuat Ari lantas kecewa dan berniat balas dendam dengan rekan bisnis yang menipunya.

Pria berusia 45 tahun ini percaya bahwa pembalasan adalah hak Tuhan semata. Dia tidak ingin melangkahi apa yang menjadi hak Tuhan bagi umat-Nya. “Untungnya punya iman, punya Tuhan jadi disitulah kita percaya bahwa balas dendam itu miliknya Tuhan bukan manusia. Jadi sebetulnya itu yang menguatkan pada saat itu,” jelasnya.

Baca : Pertobatan Ari Wibowo dari sisi gelap Keartisan menekuni Ajaran Yesus

Bagi sejumlah pebisnis, ditipu hingga miliaran juta tentu saja peristiwa yang paling sial. Namun hebatnya saat mengalami hal itu Ari mengaku tidak lantas putus asa dan trauma untuk berbisnis kembali. Dia memilih bangkit dan menjadikan pengalaman tersebut sebagai pelajaran berharga.

Untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama, Ari memilih untuk lebih berhati-hati saat harus berbisnis dengan orang lain. Asam garam dunia bisnis yang dia lalui beberapa waktu silam ternyata sukses membawanya sukses membangun bisnis yang saat ini dia jalani yaitu bisnis restoran, suplemen dan pengembagan diri.


Kegagalan itu adalah pelajaran yang paling berharga dan itu biasanya adalah guru yang paling pintar buat kita yang membuat kita sadar masih bodoh, masih butuh lebih hati-hati,” lanjutnya.

Sebagai kepala rumah tangga, dia memiliki tanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan istri dan dua buah hatinya. Untuk itu, dia berusaha untuk memberikan yang terbaik bagi keluarga tercintanya itu. Dia tidak ingin lagi menjadi korban penipuan bisnis. 

Sumber : Okezone.com
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Tessa Kaunang Perjuangkan Anak Setelah Cerai

Sumber : Cumicumi.com

Setelah bercerai dengan Sandy Tumiwa sejak 23 September 2014 lalu, presenter Tessa Kaunang harus menjalankan peran sebagai orangtua tunggal bagi kedua anaknya, Anabel dan Andisa. Sebagai ibu yang mementingkan anak, Tessa bahkan dengan tegas menolak rencana mantan suami untuk menjual harta bersama berupa rumah yang saat ini mereka tinggali.

Meski Sandi telah mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk menjual rumah itu, namun Tessa mengatakan akan melawan demi anak-anaknya. “Tessa sekarang tetap bilang bahwa rumah itu tidak akan dijual. Karena Tessa lebih mementingkan anak,” ucap Charlie Baiborhu, kuasa hukum Tessa Kaunang usai menghadiri sidang di Pengadilan Jakarta Selatan, seperti dilansir Tabloidbintang.com, Rabu (28/9).

Baca : 7 Hal Ini Jadi Penyebab Pernikahan Selebritis Rentan Gagal

Terkait rumah yang tengah dipersoalkan, Tessa sempat berkomentar soal hal ini di akhir tahun 2015 silam. Dalam pernyataan itu, dia mengatakan bahwa rumah yang mereka tinggali saat ini adalah pemberian Sandy untuk anak-anak mereka.

“Saya berpikir rumah ini punya anak-anak. Saya berharap Sandy seperti itu. Jadi saya biarkan begitu saja. Kalau saya menikah lagi, saya akan punya rumah lagi, enggak akan tinggal di sini,” katanya.

Itu sebabnya Tessa berjuang mempertahankan satu-satunya harta yang tersisa tersebut demi kenyamanan hidup anak-anaknya. “Di mana sebagai orangtua, jadi dia lebih memikirkan masa depan anak. Seandainya rumah tersebut dijual, mereka akan tinggal di mana? Di situ pun saya lihat kalau Tessa lebih mementingkan anak,” lanjut Charlie.

Sebagai orangtua tunggal, Tessa seolah masih belum siap menjalani bahtera rumah tangga yang baru. Kendati mantan suami telah mengambil langkah baru untuk menikah kembali. Dia bahkan masih memajang foto mantan suaminya itu di rumah. Dia mengatakan bagaimanapun Sandy adalah ayah dari anak-anaknya.
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Suami Diduga Selingkuh, Nafa Urbach Pilih Mengampuni dan Mendoakan

Sumber : Nafa Urbach Instagram

Salah satu artis Indonesia, Nafa Urbach saat ini sedang mengalami pergumulan yang cukup hebat. Sang suami, Zack Lee diduga telah berselingkuh dengan seorang wanita lain yang juga seorang artis. Bahkan video bukti perselingkuhan tersebut tersebar di media sosial.


Menanggapi keadaan itu, Nafa memilih untuk mengampuni dan mendoakan sang suami dan menolak untuk meninggalkannya. “yaa benar suami sy dlm masa kejatuhannya. Ada yg nanya emang nafa gak tau ? tentu saya tauu dengan siapa dan dimana saya tau semuaa. Cuma kembali lagi ke Tuhan , klo banyak yg nanya kenapa sih gak di tinggalkan saja. Sy akan bilang kasiaan , klo sy tinggalkan dia siapa yg akan doakan Dia. Kdng kita cuma mau dl keadaan senang saja dlm pernikahan tp pd saat susah kt akan mengambil jalan pintas bercerai atau pisah. Tp ada satu cara yg saya pilih saat ini yaitu berdoaa buat dia dan mengampuni NM (inisial artis itu) dan yg lain lain,” begitu beberapa pernyataan Nafa dilama Instagramnya.

Selain itu Nafa juga mengatakan bahwa dirinya saat ini mengambil keputusan untuk terus berdoa bagi suaminya agar diberi kekuatan dan bisa bertobat. Nafa menganggap peristiwa pahit ini sebagai proses yang akan mengubah dan membentuk kehidupannya.
"Memang susah dan pait tapi kdng Tuhan memakai proses yg menyakitkan ini untuk membentuk hidup kitaa. Mungkin bukan hanya saya tp banyak diluar sana yg rumah tangganya di proses dengan sangat luar biasa oleh Tuhan. Aku dan mikha setiap hari mendoakan zack untuk kesembuhan dia secara roh dan jiwa. Hal ini jg banyak mengajarkan mikha untuk berpegang teguh sm Tuhan. Trimakasi untuk dukungan smua teman2, untuk doa doanya ... Semoga kejadiaan ini bs membuat kita belajar dan berjalan lebih dalam lagi dengan Tuhan ... GBU all," tulisnya.

Jika Anda diposisi Nafa, apakah Anda juga akan mengambil keputusan yang sama? Keputusan yang mungkin terlihat lemah dan sia-sia, namun bagi Allah Bapa, keputusan untuk mengampuni dan tetap mengasihi adalah hal yang final.
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Ahok dan Para Artis Datangi Pemberkatan Harvey dan Sandra Dewi di Gereja Kathedral



Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama saat tiba untuk menghadiri pemberkataan pasangan Harvey Moeis dan Sandra Dewi di Gereja Katedral, Jakarta Pusat, Selasa (8/11). Acara Pemberkatan dimulai tepat pukul 13.00 WIB. (Liputan6.com/Herman Zakharia)



Chelsea Olivia dan Glenn Alinskie saat menghadiri pemberkataan Harvey Moeis dan Sandra Dewi di Gereja Katedral, Jakarta, Selasa (8/11). Pernikahan Sandra dan Harvey turut dihadiri Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama. (Liputan6.com/Herman Zakharia)


Asmirandah bersama sang suami Jonas Rivanno saat tiba untuk menghadiri pemberkataan pasangan Harvey Moeis dan Sandra Dewi di Gereja Katedral, Jakarta Pusat, Selasa (8/11). Acara Pemberkatan dimulai tepat pukul 13.00 WIB. (Liputan6.com/Herman Zakharia)


Ben Joshua saat menghadiri pemberkataan Harvey Moeis dan Sandra Dewi di Gereja Katedral, Jakarta, Selasa (8/11). Pernikahan Sandra dan Harvey turut dihadiri Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama. (Liputan6.com/Herman Zakharia)


Cathy Sharon saat tiba untuk menghadiri pemberkataan pasangan Harvey Moeis dan Sandra Dewi di Gereja Katedral, Jakarta Pusat, Selasa (8/11). Acara Pemberkatan dimulai tepat pukul 13.00 WIB. (Liputan6.com/Herman Zakharia)


Dewi Rezer saat menghadiri pemberkataan Harvey Moeis dan Sandra Dewi di Gereja Katedral, Jakarta, Selasa (8/11). Pernikahan Sandra dan Harvey turut dihadiri Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama. (Liputan6.com/Herman Zakharia)


Ferry Salim saat tiba untuk menghadiri pemberkataan pasangan Harvey Moeis dan Sandra Dewi di Gereja Katedral, Jakarta Pusat, Selasa (8/11). Acara Pemberkatan dimulai tepat pukul 13.00 WIB. (Liputan6.com/Herman Zakharia)


Penyanyi Krisdayanti bersama suami Raul Lemos tiba untuk menghadiri pemberkataan pasangan Harvey Moeis dan Sandra Dewi di Gereja Katedral, Jakarta Pusat, Selasa (8/11). Acara Pemberkatan dimulai tepat pukul 13.00 WIB. (Liputan6.com/Herman Zakharia)


Rianti Cartwright saat menghadiri pemberkataan Harvey Moeis dan Sandra Dewi di Gereja Katedral, Jakarta, Selasa (8/11). Pernikahan Sandra dan Harvey turut dihadiri Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama. (Liputan6.com/Herman Zakharia)


Ruben Onsu dan istri Sarwendah Tan saat menghadiri pemberkataan Harvey Moeis dan Sandra Dewi di Gereja Katedral, Jakarta, Selasa (8/11). Pernikahan Sandra dan Harvey turut dihadiri Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama. (Liputan6.com/Herman Zakharia)


Andien dan suami, Irfan Wahyudi alias Ippe saat menghadiri pemberkataan Harvey Moeis dan Sandra Dewi di Gereja Katedral, Jakarta, (8/11). Pernikahan Sandra dan Harvey turut dihadiri Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Baca : 5 Foto Kemegahan Pemberkatan Harvey & Sandra Dewi
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

5 Foto Kemegahan dalam Pemberkatan Sandra Dewi di Gereja Katedral


Intip lima foto kemegahan dalam pemberkatan saat pernikahan Sandra Dewi dan Harvey Moeis. (Galih W. Satria/Bintang.com)

Jakarta Sandra Dewi telah resmi dipersunting pengusaha tambang batubara, Harvey Moeis, pada Selasa (8/11/2016). Acara pemberkatan dari pernikahan Sandra dan Harvey digelar penuh kemegahan di Gereja Katedral, Jakarta Pusat.
Bernuansa putih yang melambangkan kesucian, dekorasi gereja dibuat begitu artistik nan romantis yang mampu memanjakan mata para hadirin. Ada sekitar 200 tamu undangan yang turut menjadi saksi janji sehidup semati Sandra dan Harvey. Yuk, sederet foto kemegahan dalam upacara pemberkatan Sandra Dewi dan Harvey Moeis.


Sandra Dewi tampak bak putri raja dalam balutan gaun berwarna putih. Sesekali ia melempar senyum kepada awak media sebelum memasuki gereja.


Pernikahan Sandra Dewi (Galih W. Satria/bintang.com)


Sisi jalan menuju altar pernikahan dipenuhi oleh bunga dan ornamen berwarna putih. Dalam sebuah potret, Sandra mengabadikan kemegahan tempatnya mengikat janji suci dengan pria berdarah Makassar, Papua, dan Ambon tersebut.


Kemegahan pernikahan Sandra Dewi. (Instagram/@sandradewi88)


Sandra Dewi melempar senyum penuh kebahagiaan saat berjalan menuju altar. Meski potret yang diambil tersebut bernuansa black and white, namun kemegahan pemberkatan dapat terlihat jelas.


Kemegahan pernikahan Sandra Dewi. (Instagram/@sandradewi88)


Tak dapat menyembunyikan rasa bahagianya, Sandra Dewi dan Harvey Moeis pun berciuman di altar yang disaksikan oleh seluruh tamu undangan. Momen tersebut diabadikan dalam sebuah potret yang menambah kemegahan pemberkatan Sandra dan Harvey.


Sandra Dewi dan Harvey Moeis. (Instagram/@theleonardi)


Sesaat usai acara pemberkatan, Sandra Dewi dan Harvey Moeis melakukan sesi foto bersama dengan keluarga serta sahabat terdekat. Berlatarbelakang kemegahan altar pernikahan, tampak Daniel Mananta, Delon, Olga Lydia, Rianti Cartwright, Chelsea Olivia dan Glenn Alinskie, yang turut menjadi saksi pernikahan Sandra dan Harvey.


Sandra Dewi berfoto bersama keluarga dan sahabat usai acara pemberkatan. (Instagram/@delonthamrin)

sumber:bintang.com
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Mantan Presiden AS Tetap Melayani dengan usia sudah 90 tahun



Kesaksian, dalam keadaan sakit tetap melayani, ini yang dilakukan oleh seorang yang pernah menjadi Presiden Amerika. Biarlah dengan kesaksian ini dapat menjadi berkat buat kita, selamat membaca..?

Menderita kanker tetap melayani di rumah Tuhan, “Ketika berbeban berat, datanglah kepada Tuhan,” demikian Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Jimmy Carter menyampaikan pesan yang begitu kuat dan pribadi dari biasanya saat mengajar Sekolah Minggu di kota kelahirannya di Plains, Georgia. Untuk pertama kalinya pria berusia 90 tahun ini kembali memberikan pengajaran di gereja sejak didiagnosa menderita kanker, yang informasinya telah menyebar sampai ke bagian otak pada Kamis (20/8).

Dengan humor yang santai dan senyuman khasnya, Carter memberikan dua topik bahasan pelajaran Alkitab kepada sebanyak 700 orang yang hadir. Sebelum membuka pengajaran, Carter hanya menghabiskan kurang dari lima menit saja berbagi tentang masalah penyakit yang dideritanya setelah tiga hari menjalani perawatan radiasi. “Cukup untuk subjek itu (penyakit saya, red) dan mulai belajar tentang iman, cinta dan hubungan,” ucapnya, seperti dikutip dari Huffingtonpost com, Senin (24/8).

Carter mulai bercerita tentang bagaimana sebuah hubungan bekerja. Ia mencontohkan seperti bagaimana ia dan istrinya Rosalynn (69) tidak akan beranjak tidur sebelum menyelesaikan perbedaan diantara mereka. Sekali-kali Carter membuat jemaat tertawa dengan humornya. Namun dia juga dengan lembut mendorong dan mengingatkan agar para jemaatnya tetap menjadikan Tuhan sebagai rekan kerja. “Di suatu waktu, kita hanya bisa menundukkan kepala dan berkata: Tuhan, saya benar-benar bermasalah. Saya meminta-Mu untuk memberi kekuatan untuk menanggung apapun di pundak saya dan apapun (masalah) yang datang kepada saya’,” ucapnya.

Mantan Gubernur Georgia ini diketahui telah mengajar Sekolah Minggu selama lebih dari tiga dekade di gereja kecil di kota Plains, Georgia. Pengajarannya kini menarik minat banyak orang dari luar gereja untuk datang dan mendengarkan pengajaran minggu tersebut.

Kendati tengah berjuang melawan kanker, Carter tampaknya tetap tenang dan tidak mengurangi sukacitanya membagikan firman Tuhan. Di saat-saat itu pula Carter mendapatkan dukungan besar dari seluruh masyarakat di kampung halamannya itu. Sebab sosok mantan presiden AS ke-39 ini memang telah banyak berkontribusi bagi kemajuan kampung halaman ketika menjabat sebagai Gubernur Georgia pada tahun 1970. Rasa cinta dan memiliki di tengah-tengah tanah kelahiran itu membuat Carter memilih Plains sebagai rumah yang nyaman menghabiskan waktu untuk melayani di gereja kecil tersebut hingga akhir hayatnya kelak.

Sumber : Huffingtonpost.com/jawaban.com/ls

Catatan:
Anda harus bersyukur karena dari semua orang yang ada dunia ini, Anda adalah orang-orang yang telah terpilih untuk melakukan pekerjaan Tuhan. Dari banyak orang yang ada sedikit yang memiliki hati untuk melayani. Hanya ada kata bersyukur karena Tuhan telah membentuk hati kita menjadi hati Seorang Hamba yang tetap dengar akan apa yang Tuhan kita sampaikan kepada kita.

Berjalan bersama Tuhan sampai waktu kita dibawah pulang kembali ke surga. Bagi Anda yang rindu untuk melayani, mulailah lakukan dari hal-hal yang sederhana atau perkara-perkara yang kecil. Karena bagi Tuhan semua itu sama dihadapan Dia, kembali lagi ke sikap hati kita, ketika kita mau melayani. Ketika hati kita ada yang salah cepat bertobat, karena Tuhan melihat Hati, bukan berapa besar yang telah kita dapat kerjakan. Belajar memiliki sikap hati yang benar di hadapan Tuhan. Amin
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Kesaksian Pribadi Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)


Saya lahir di Gantung, desa Laskar Pelangi, di Belitung Timur, di dalam keluarga yang belum percaya kepada Tuhan. Beruntung sekali sejak kecil selalu di bawa ke Sekolah Minggu oleh Kakek saya. Meskipun demikian, karena orang tua saya bukan seorang Kristen, ketika beranjak dewasa saya jarang ke gereja. 


Saya melanjutkan SMA di Jakarta dan di sana mulai kembali ke gereja karena sekolah itu merupakan sebuah sekolah Kristen. Saat saya sudah menginjak pendidikan di Perguruan Tinggi, Mama yang sangat saya kasihi terserang penyakit gondok yang mengharuskan dioperasi. Saat itu saya walaupun sudah mulai pergi ke gereja, tapi masih suka bolos juga. Saya kemudian mengajak Mama ke gereja untuk di doakan, dan mujizat terjadi. Mama disembuhkan oleh-Nya! Itu merupakan titik balik kerohanian saya. 


Tidak lama kemudian Mama kembali ke Belitung, adapun saya yang sendiri di Jakarta mulai sering ke gereja mencari kebenaran akan Firman Tuhan. Suatu hari, saat kami sedang sharing di gereja pada malam Minggu, saya mendengar Firman Tuhan dari seorang penginjil yang sangat luar biasa. Ia mengatakan bahwa Yesus itu kalau bukan Tuhan pasti merupakan orang gila. Mana ada orang yang mau menjalankan sesuatu yang sudah jelas tidak meng-enakan bagi dia? Yesus telah membaca nubuatan para nabi yang mengatakan bahwa Ia akan menjadi Raja, tetapi Raja yang mati di antara para penjahat untuk menyelamatkan umat manusia, tetapi Ia masih mau menjalankannya! Itu terdengarseperti suatu hal yang biasa-biasa saja, tetapi bagi saya merupakan sebuah jawaban untuk alasan saya mempercayai Tuhan

Saya selalu berdoa “Tuhan, saya ingin mempercayai Tuhan, tapi saya ingin sebuah alasan yang masuk akal, cuma sekedar rasa doang saya tidak mau,” dan Tuhan telah memberikan PENCERAHAN kepada saya pada hari itu. Sejak itu saya semakin sering membaca Firman Tuhan dan saya mengalami Tuhan. Setelah saya menamatkan pendidikan dan mendapat gelar Sarjana Teknik Geologi pada tahun 1989, saya pulang kampung dan menetap di Belitung. 

Saat itu Papa sedang sakit dan saya harus mengelola perusahaannya. Saya takut perusahaan Papa bangkrut, dan saya berdoa kepada Tuhan. Firman Tuhan yang pernah saya baca yang dulunya tidak saya mengerti, tiba-tiba menjadi rhema yang menguatkan dan mencerahkan, sehingga saya merasakan sebuah keintiman dengan Tuhan. Sejak itu saya kerajingan membaca Firman Tuhan. Seiring dengan itu, ada satu kerinduan di hati saya untuk menolong orang-orang yang kurang beruntung. Papa saat masih belum percaya Tuhan pernah mengatakan, “Kita enggak mampu bantu orang miskin yang begitu banyak. Kalau satu milyar kita bagikan kepada orang akhirnya akan habis juga.” 

Setelah sering membaca Firman Tuhan, saya mulai mengerti bahwa CHARITY berbeda dengan JUSTICE. Charity itu seperti orang Samaria yang baik hati, ia menolong orang yang dianiaya. Sedangkan Justice, kita menjamin orang di sepanjang jalan dari Yerusalem ke Yerikho tidak ada lagi yang dirampok dan dianiaya. Hal ini yang memicu saya untuk memasuki dunia politik. 


Pada awalnya saya juga merasa takut dan ragu-ragu mengingat saya seorang keturunan yang biasanya hanya berdagang. Tetapi setelah saya terus bergumul dengan Firman Tuhan, hampir semua Firman Tuhan yang saya baca menjadi rhema tentang Justice. Termasuk di Yesaya 42 yang mengatakan Mesias membawa keadilan, yang dinyatakan di dalam sila kelima dalam Pancasila. Saya menyadari bahwa panggilan saya adalah justice. Berikutnya Tuhan bertanya, “Siapa yang mau Ku-utus?” Saya menjawab, “Tuhan, utuslah aku”. 

Di dalam segala kekuatiran dan ketakutan, saya menemukan jawaban Tuhan di Yesaya 41. Di situ jelas sekali dibagi menjadi 4 perikop. Di perikop yang pertama, untuk ayat 1-7, disana dikatakan Tuhan membangkitkan seorang pembebas. Di dalam Alkitab berbahasa Inggris yang saya baca (The Daily Bible – Harvest House Publishers), ayat 1-4 mengatakan God’s providential control, jadi ini semua beradadi dalam kuasa pengaturan Tuhan, bukan lagi manusia. Pada ayat 5-10 dikatakan Israel specially chosen, artinya Israel telah dipilih Tuhan secara khusus. Jadi bukan saya yang memilih, tetapi Tuhan yang telah memilih saya. Pada ayat 11-16 dikatakan Nothing to fear, saya yang saat itu merasa takut dan gentar begitu dikuatkan dengan ayat ini. Pada ayat 17-20 dikatakan needs to be provided, segala kebutuhan kita akan disediakan oleh-Nya. Perikop yang seringkali hanya dibaca sambil lalu saja, bisa menjadi rhema yang menguatkan untuk saya. 


Sungguh, Tuhan kita luar biasa. Dalam berpolitik, yang paling sulit itu adalah kita berpolitik bukan dengan merusak rakyat, tetapi dengan mengajar mereka. Maka saya tidak pernah membawa makanan, membawa beras atau uang kepada rakyat. Tetapi saya selalu mengajarkan kepada rakyat untuk memilih pemimpin: 
1. Yang pertama, ☆ Bersih yang bisa membuktikan hartanya dari mana. 
2. Yang kedua, yang berani membuktikan secara transparan semua anggaran yang dia kelola. 
3. Dan yang ketiga, Ia harus profesional, berarti menjadi pelayan masyarakat yang bisa dihubungi oleh masyarakat dan mau mendengar aspirasi masyarakat. Saya selalu memberi nomor telepon saya kepada masyarakat, bahkan saat saya menjabat sebagai bupati di Belitung. Pernah satu hari sampai ada seribu orang lebih yang menghubungi saya, dan saya menjawab semua pertanyaan mereka satu per satu secara pribadi. 

Tentu saja ada staf yang membantu saya mengetik dan menjawabnya, tetapi semua jawaban langsung berasal dari saya. Pada saat saya mencalonkan diri menjadi Bupati di Belitung juga tidak mudah. Karena saya merupakan orang Tionghoa pertama yang mencalonkan diri di sana. Dan saya tidak sedikit menerima ancaman, hinaan bahkan cacian, persis dengan cerita yang ada pada Nehemia 4, saat Nehemia akan membangun tembok di atas puing-puing di tembok Yerusalem. 

Hari ini saya ingin melayani Tuhan dengan membangun di Indonesia, supaya 4 pilar yang ada, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika bukan hanya wacana saja bagi Proklamator bangsa Indonesia, tetapi benar-benar menjadi pondasi untuk membangun rumah Indonesia untuk semua suku, agama dan ras. Hari ini banyak orang terjebak melihat realita dan tidak berani membangun. Hari ini saya sudah berhasil membangun itu di Bangka Belitung. Tetapi apa yang telah saya lakukan hanya dalam lingkup yang relatif kecil. 

Saya mencoba membangun Jakarta, menyelamatkan uang rakyat dari tangan penyamun. Walau banyak tantangan dan hujatan yang saya terima bahkan mengancam jiwa saya, tetapi saya tidak gentar sedikitpun karena saya tahu pembela saya adalah Tuhan yang adil. Aku hanya berserah kepadaNya yang telah memanggil aku. 

Kalau Tuhan mengijinkan, saya ingin melakukannya di dalam skala yang lebih besar. Saya berharap, suatu hari orang memilih pejabat baik itu Presiden atau Gubernur tidak lagi berdasarkan warna kulit, tetapi memilih berdasarkan karakter yang telah teruji benar-benar bersih, transparan, dan profesional. Itulah Indonesia yang telah dicita-citakan oleh Proklamator kita, yang diperjuangkan dengan pengorbanan darah dan nyawa. Tuhan memberkati Indonesia dan Tuhan memberkati Rakyat Indonesia, Tuhan Yesus memberkati kita semua. 

sumber : joshuaivanministries.blogspot.co.id
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Sedih campur haru bacanya. Kesaksian Wanita Super Veronica Tan (Istri AHOK)



KETIKA VERONICA TAN BERBAGI CERITA, APA KATANYA....

"Pah, habiskan dulu sarapanmu. Kali ini aku boleh sampaikan sesuatu? Kita matikan televisi ya."

Pah, setiap pagi aku bangun lebih pagi untuk persiapkan sarapanmu dan merapihkan bajumu agar kamu tampil betul betul tampan dan sehat untuk bertemu & menanggung beban serta sakit banyak rakyatmu.

Pah, aku paham beban yang kamu emban. Karenanya tidak banyak keluh kesah ku yang bisa tercurah bebas padamu. Rasa sesak belum selesai, nyatanya akupun harus menjadi yang utama mendengar keluh kesah anak anak.

Karena aku ingin selalu menjaga lelahmu hanya selesai seketika kamu pulang kerja.

( Baca Juga : AHOK, Kekuasaan Jabatan Itu Milik Tuhan )

Sudah terlalu banyak yang kamu pikirkan, aku ingin hanya tawa dan semangat yang kita bagi bersama di meja makan.

Pah, kadang kita sedikit berdebat untuk waktu tidurmu. Aku harus paksa mata terpejam lebih cepat agar kamupun ikut tidur dengan cepat.

Suatu malam, suara batukmu membangunkanku. Entah pukul berapa, entah seberapa ngantuknya, aku terbangun dari lelap, meraba pegangan untuk menyanggah kepala yang masih kunang-kunang.

Obat dan air hangat dengan doa, untuk setiap sakitmu. Aku khawatir rakyatmu akan menunggu terlalu lama di Balai Kota, mereka butuh kamu.

Sambil mengecup, membelaimu ku titipkan doa pada Tuhan untuk terus melindungimu.


Pah, kamu habiskan waktu, tenaga dan pikiran untuk negaramu.
Kadang kamipun harus menerima kamu berbagi waktu, pikiran dengan yang lain.

Kami paham, bahwa ini adalah pelayanan pada rakyat sekaligus pelayanan pada Tuhan.

Kami menerima dengan ikhlas.

Namun hari ini, 4 November 2016. Ketika mereka berteriak "Bunuh Ahok" , "Penjarakan Ahok" , "Ganyang Ahok"

Papah tahu?

Seorang pria yang malamnya selalu ku jaga agar tidur lebih lelap, yang paginya ku kawal untuk selalu dapatkan nutrisi terbaik sebelum pergi ke kantor.

Yang tak ku biarkan ada kondisi di rumah yang mengganggu pikirannya hingga ku coba tanggung dan atasi semua hal walau kadang buat ku kepusingan.

( Baca Juga : Cerita Cinta AHOK dan Veronica itu di Gereja )

Apa lagi kata yang bisa menggambarkan hatiku mendengar seruan mereka. Selain doa dan doa, semua ku kembalikan pada Tuhan.

Pah, niat baik terkadang tidak selamanya di respon baik.
Bagaimana pun itu, kamu adalah pemimpin terbaik di keluarga mungil kita, kamu adalah Ayah terhebat untuk ketiga anak kita. Kamu adalah kebanggaan Ayahmu di surga dan kebanggaan Ibumu yang selalu tak putus mendoakan mu.

Pah, aku perempuan yang sama seperti perempuan lainnya, namun ku sembunyikan air mataku, ku padamkan amarahku, ku lupakan kesulitanku, ku lunturkan takutku dan memang hanya senyum beserta ketegaran yang ku tunjukkan.

Bukan hanya kamu yang berjuang, kamipun berjuang menerima keadaan untuk tidak bisa memiliki waktumu seutuhnya.

Kita akan bisa melalui ini, Papah harus lebih kuat dari suara suara yang ingin membunuhmu. Tuhan bersama kita. Amen.

sumber : joshuaivanministries.blogspot.co.id
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Kesaksian Asmirandah & Jonas tentang “Pernikahan Mereka”



Kesaksian Asmirandah

Saya bersyukur karena penyertahan Tuhan dalam hidup kami. Bagi saya pribadi mengikuti Kristus adalah pilihan karena saya baru mengenal Kristus, saya bukan orang percaya sejak lahir. 

Tetapi Tuhan Yesus yang telah memilih saya. Dan saudara ketika saya mengikuti Kristus saya langsung di perhadapan dengan masalah di depan. Tetapi Puji Tuhan, karena dengan masalah itu saya mengerti penyertaan Tuhan dalam hidupku.

kalau saya mengikuti Kristus karena orang lain, suami atau siapapun dia, ujung-ujungnya saya akan menjadi kecewa. Tetapi Puji yang Tuhan Roh Kudus yang telah menuntung saya dan Yesus sendiri telah memperlihatkan kepadaku siapa Dia sebenar-Nya.


Ketika kami menikah selama 1 bulan, sempat ada orang yang bilan bahkan peramal yang mengatakan kalau pernikahan kami hanya 3 bulan saja, habis itu kami bercerai. Puji Tuhan kami tetap dipersatukan oleh Tuhan sampai sekarang.

Ketika saya menjadi pengikut Kristus mungkin ada orang yang mengutuk saya, tetapi saya percaya Tuhan sanggup mengubah kutuk menjadi berkat. Firman Tuhan berkata Kalau saya tidak menyimpang kekanan maupun kekiri maka Tuhan akan mengangkat saya menjadi kepala bukan ekor, saya akan terus naik dan tidak turun.

Kesaksian Jonas Rivanno

Puji Tuhan karena saya dan istri boleh ada sampai sekarang, karena diluar banyak sekali orang yang membicarakan tetang pernikahan saya, kalau pernikahan seperti ini tidak lama. Benar kalau ketika saya dengan istris mau menikah kami di perhadapan dengan masalah terlebih dulu. 

Tetapi bukan masalah itu selesai sampai hari ini, justru sampai saat ini masalah ini belum juga selesai. Masalah yang datang tidak hanya sendirian, karena dia selalu membawa kawan-kawannya, masalah yang satu belum selesai ada juga masalah yang lain. Puji Tuhan masalah yang terjadi dalam hidup kami, karena pada akhirnya kami tahu, kami berbeda dengan orang-orang di dunia ini. Apa yang membedakan kami karena ada Roh Kudus dalam hidup kami.

Sehingga ditenggah-tenggah masalah itu, Roh Kudus boleh mengajar kami beberapa hal:

* Kami diajarkan untuk lebih tenang, sehingga kami boleh lewati masalah itu tanpa rasa takut atau kuatir.

* Kami belajar untuk introspection diri, kami tahu pernah mempermalukan nama Tuhan, pernah berbuat salah dalam kehidupan kami dan setelah itu Tuhan telah mengangkat kami keluar dari masalah, bukan berarti kami sudah merasa puas dengan diri kami sekarang. Atau kami sudah melayani Tuhan di indonesia sampai di luar negeri, itu bukan berarti kami sudah merasa cukup untuk melayani Tuhan. Semua itu karena Tuhan Yesus terlalu baik dalam kehidupan kami.

Kami jangan sampai menjadi sombong karena kami sudah bisa melayani, karena kami tahu di dunia ini tidak ada orang yang cukup tinggi yang Tuhan sanggup rendahkan dan tidak ada orang terlalu rendah yang Tuhan tidak sanggup tinggikan.

* Kami belajar kembali untuk mengingat janji-janji Tuhan dalam kehidupan kami, Firman Tuhan berkata sekalipun kami berjalan dalam lembah kegelapan tetapi kami tidak takut bahaya karena ada Tagan Tuhan yang selalu menolong kami.


*Kami belajar untuk memuji-muji Tuhan dan bersyukur, bukan karena masalah kami sudah selesai dan mujizat sudah terjadi dalam kehidupan kami tetapi kami tahu kalau ujung-ujungnya kami pasti menang. 

Kesalahan kami terbesar adalah kami ragukan penyertaan Tuhan dalam kehidupan kami. Ketika kami menggunkan kekuatan kami untuk menyelesaikan masalah kami, bukan masalah kami malah selesai malah kami jatuh dalam masalah. Tetapi Ketika kita mau percaya akan penyertaan Tuhan dalam hidup kita, maka masalah boleh ada, tetapi mata kita mau melihat Tuhan atau masalah, itu yang harus kita pilih. 

Saya dan istri ketika masalah itu datang kami mau melihat Salib, karena kami tahu Dia Tuhan yang mau mati buat kita, apalagi hanya mau mengangkat masalah, penderitaan, beban dan penyakit kami, yang akan digantikan dengan suka cita yang melimpah dalam kehidupan kami. Amin
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Putra AHOK Nicholas Sean, Dukungan Untuk Sang ayah : "Serahkan semua Pada Tuhan"



Ahok mengaku beruntung memiliki keluarga yang selalu ada di sampingnya. Keluarganya selalu siap mendukung dan menerima konsekuensi dari gaya kepemimpinan dan karakternya yang kerap menimbulkan persoalan. Pria yang akrab disapa Ahok ini menceritakan besarnya dukungan keluarga di saat Ahok dituding melakukan penistaan agama.

"Saya sudah sampaikan permohonan maaf dengan tulus hati yang dalam, mereka gak mau terima juga, ya saya akan jalanin proses hukum, tapi sudah jelas ada pengakuan dari seorang, dia (Buni Yani) hilangin kok," ujar suami Veronica Tan ini.



( Baca Juga : Kekuasaan Jabatan itu Milik Tuhan )

"Jadi seluruh keluarga saya siap kalau demi negara ini saya dipenjara ditangkap pun seluruh keluarga sudah siap. Jadi saya bersyukur punya dukungan seperti itu," ungkap Ahok di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (5/11).

( Baca Juga : Di serah lawan politiknya, AHOK Berikan Ayat Alkitab )

Dukungan dari istri dan anaknya juga selalu menyertai Ahok menghadapi lawan politik di pertarungan Pilgub DKI. Di masa kampanye Pilgub DKI, Ahok sering mendapatkan penolakan dari warga di beberapa tempat. Keluarganya di rumah tidak pernah khawatir dengan massifnya gerakan penolakan warga. Mantan Bupati Belitung Timur itu mengatakan, keluarganya sudah tahu bahwa semua yang dilakukan atas nama keadilan bagi warga.

( Baca Juga : Cerita Cinta AHOK di Gereja )

"Saya bersyukur punya keluarga yang sangat dukung. Anak-anak saya semua betul-betul dengan gembira dengan riang karena kami sedang kerja mewujudkan keadilan sosial, bahkan anak saya berkata "Serahkan semua Pada Tuhan, semua sudah pasti indah pada waktunya itu yang dikatakan Nicholas Sean kepada saya" ujarnya.
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net